Obsesi yang
Tertunda? Kenapa aku bisa mengatakan demikian. Banyak hal – hal aneh yang tidak
dapat ku wujudkan dalam hidup. Dan mungkin karena fantasiku yang terlalu
berlebihan. Bagaimana tidak? Banyak sederetan impian maupun keinginan yang ku
lakukan sebelum aku memutuskan menjadi calon seorang arsitek. Hahahaha…
Hal
yang dulunya pertama kali aku inginkan sejak kecil (masa SD) adalah menjadi
guru Sejarah atau IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial). Dulu waktu kelas 4 SD, aku
beruntung mendapat guru yang menyenangkan. Pak guru, Pak Budi namanya, pak guru
tersebut membuat kami bersemangat dalam belajar, karena timbul respon positif
dari para siswa tersendiri (belajar aktif) dan salah satunya aku. Karena pak
gurunya mengajar mata pelajaran IPS, ya tentunya aku bersemangat di mata pelajaran
tersebut. Sampai – sampai dulunya aku hafal betul isi buku IPS.
Namun sejak pak
gurunya pindah mengajar pada kelas 5 SD, aku mulai surut belajar. Entahlah
mengapa demikian. Padahal waktu itu aku didelegasikan untuk mewakili sekolah
untuk mapel IPS karena prestasiku sebelumnya. Tapi akhirnya aku digantikan oleh
temanku yang lain. Padahal sebenarnya aku senang sekali waktu semua gambar
petaku selalu dipajang di kelas. Dari peta Benua Asia, Eropa, maupun Indonesia.
Ya, apalagi saat kelas 1 SMP, nilai mapel Sejarahku dapat 9,5 dan tertinggi di
kelas. Namun, entah sejak saat itu aku tidak ingin memutuskan menjadi guru
Sejarah di masa mendatang.
Aku
pernah berkeinginan menjadi ilmuwan apalagi menjadi badan antariksa. Mungkin
hal ini timbul karena hobiku yang senang membaca buku tentang luar angkasa.
Dulunya aku sudah tahu tentang ‘pemanasan global’ sejak teman-teman seusia ku
belum paham. Walaupun entah sekarang, aku sudah tidak tahu lagi. Sampai –
sampai aku ingin membuat alat yang bisa mengubah gas karbondioksida menjadi gas
oksigen dengan cara menghilangkan awan, karena salah satu penyebab pemanasan
global karena cahaya matahari yang terperangkap dalam bumi…..bla….bla…
#pusing.. hahahaha entar panjang ceritanya.
Aku malah sempat
iri dengan teman sekelasku yang pernah ditunjuk untuk menjadi duta lingkungan.
Padahal aku pengen banget …. sekali. Sempat dulunya temanku geleng-geleng
kepala, karena aku pernah megikrarkan diri mau menjadi astronot yang ingin
bekerja di Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) dan yang ada di Rusia.
Apalagi sejak gak sengaja nonton film di salah satu stasiun televisi #bukan
Armageddon, kalau gak salah “Solar System”(tapi dicari2 di mbah google gak
ketemu) tentang badai matahari yang bakalan melanda bumi menambah keyakinanku.
Wah, seru banget filmnya, untuk menghilangkan badai matahari yang melanda bumi
perlu menghancurkan kutub utara, supaya bumi dingin lagi. Hahaha… tapi tetep
aja impianku gak kesampaian. Tapi sampai sekarang aku tetap menyukai hal-hal
yang berbau tentang luar angkasa, meskipun terakhir kali searching tentang
Planet Nibiru. Hahahaha… #Tapi udah lama sekali dan aku pernah berpikiran
ngambil jurusan Geologi biar bisa kerja di Badan Meteorologi dan Geofisika
Dan terakhir aku
pernah berkeinginan menjadi seorang arkeolog. Bagiku seorang arkeolog itu
kereeen… Mereka menjelajah menjadi
seorang petualang, meneliti, mencari benda-benda purbakala, benda – benda yang
pernah tersembunyi pada kejayaaan hidup masa lalu.. maupun situs bersejarah
tertentu. Dan itu menjadi tantangan tersendiri bagi mereka dan gak mudah..
Berkelana tak
tentu arah, menguak tabir kehidupan yang telah hilang, membaca – membaca
beraneka huruf kuno dan peninggalan bersejarah lainnya, meneliti, menyimpulkan
dan menjaganya agar bisa dikenang oleh umat manusia. Hmm… seru banget rasanya,
kalau bisa mencari harta karun di Danau Kaspia, di bawah tanah Sungai …bla..bla.
, menguak rahasia Segitiga Bermuda, Atlantis yang Hilang, Banjir Besar yang
pernah melanda seluruh kawasan bumi, juga menemukan kembali sisa-sisa kejayaan
Islam di masa lampau misalnya di kota Andalusia, Cordoba dan…. Bla…bla..bla…
Dan apalagi
membayangkan pernah hidup disana, di masa – masa yang tidak semudah sekarang.
Hahahaha.. Bakalan menjadi kisah pertualangan yang panjang dan menyenangkan.
Tapi waktu aku mengutarakan keinginanku kepada ibuku untuk kuliah Jurusan
Arkeologi, beliau menolak secara tegas. Ya, iyalah.. Hahaha. Tapi biarpun
kecewa, aku tetap senang salah satu teman SMPku sekarang masuk Jurusan
Arkeologi di salah satu universitas ternama di Indonesia. Mendengarnya saja
sudah bahagia banget… Hahahahaha…
Dan itulah
beberapa obsesiku yang tertunda. Tapi sebut saja gagal. Tapi biarpun gagal,
impian tersebut masih hidup dalam sanubariku dalam bentuk yang lain… Dan aku
masih senang membayangkannya, dan andaipun bisa menjadi kenyataan..
Diposting oleh





0 komentar:
Posting Komentar